BIPA Summer Course 2020Poster Mandarin CoursePoster Korean Course
Darmasiswa

DARMASISWA is a scholarship program offered to all foreign students from countries which have diplomatic relationship with Indonesia to study Bahasa Indonesia, arts, music and crafts. Participants can choose one of 45 different universities located in different cities in Indonesia. This program is organized by the Ministry of National Education (MoNE) in cooperation with the Department of Foreign Affairs (DFA).

 

The DARMASISWA program was started in 1974 as part of ASEAN (Association of South East Asian Nations) initiative, admitting only students from ASEAN. However, in 1976 this program was extended to include students from other countries such as Australia, Canada, France, Germany, Hungary, Japan, Mexico, the Netherlands, Norway, Poland, Sweden, and USA. In early 90’s, this program was extended further to include all countries which have diplomatic relationship with Indonesia. Until to date, the number of countries participating in this program is more than 75 countries.

 

The main purpose of the DARMASISWA program is to promote and increase the interest in the language and culture of Indonesia among the youth of other countries. It has also been designed to provide stronger cultural links and understanding among participating countries.

 

For Further Information about Darmasiswa, please see http://darmasiswa.diknas.go.id/english/

 

 

Testimonials from Darmasiswa student 2010/2011:

 

Marta Datko (Polandia)

“Saya suka Indonesia dan tidak ingin pulang ke Polandia, Semenjak sebulan yang lalu. Saya sudah bisa mengenal budaya Indonesia dan menjadi semakin cinta Indonesia.” Ujarnya, Marta mengakui kecintaannya pada Indonesia dan rasa sedihnya karena harus segera meninggalkan Indonesia dalam 2 minggu terkait dengan adanya ujian universitasnya di Polandia 3 minggu ke depan. Marta juga bisa menganggap Indonesia sebagai rumahnya sendiri, bahkan sistem transportasi di Indonesia pun bukan menjadi suatu masalah baginya,”Meskipun ada terlalu banyak motor, tetapi Jakarta menyediakan banyak alternatif lainnya yang juga tidak kalah membantu”.”Saya bangga karena boleh balajar di Unika Atma Jaya.” tambahnya. Martha mengakui bahwa guru-guru dan teman-temannya di sini sangat membantu proses belajarnya, setiap kali ada pertanyaan atau hal yang tidak dipahaminya, dia boleh bertanya kapan saja, bahkan bisa bertanya lewat Facebook.

 

Zheng Ying (Cina)

“Unika Atma Jaya sangat baik dan bagus. Kampusnya sangat bersih dan juga enak.” katanya ” Selain itu cara pembelajarannya juga sangat bagus, dan belajar di Pusat Pengajaran Bahasa (PPB) Unika Atma Jaya sangat menyenangkan, dosen-dosen yang sangat baik dan supportif dalam proses belajar membuat saya senang belajar di PPB”. Zheng Ying yang mendapat rekomendasi untuk belajar di Unika Atma Jaya dari universitasnya di China ini menggambarkan betapa belajar di Unika Atma Jaya sangat nyaman dan menyenangkan. Di samping itu, Zheng Ying mengakui betapa Darmasiswa begitu membantunya dalam mewujudkan mimpinya entah sebagai penterjemah bahasa Indonesia-Mandarin atau sebagai guru bahasa Mandarin di Indonesia.

 

David Dudo Salas (Spanyol)

“Sangat bagus, karena dosen-dosen yang baik dan kepala PPB yang selalu siap membantu setiap ada masalah”, ujarnya. David yang memilih Unika Atma Jaya sebagai tempat belajar setelah melihat UNIKA Atma Jaya sebagai 5 besar universitas swasta terbaik di Indonesia ini juga menambahkan “Unika Atma Jaya adalah kampus yang serius tentang belajar. Karena dosen-dosen di sini selalu memotivasi mahasiswanya untuk mengerjakan tugas-tugas.” Selain belajar di PPB Unika Atma Jaya, David juga sering berkumpul dan ngobrol bersama dengan mahasiswa-mahasiswa Unika Atma Jaya di kantin, dan bermain sepak bola bersama mereka. Kecintaannya pada Indonesia ditunjukkan dengan keinginnanya untuk menambah masa studi untuk 1 tahun lagi, dan bekerja di Indonesia. David juga sangat menyukai keramah-tamahan orang Indonesia, dan dia ingin belajar lebih banyak tentang bahasa Indonesia terutama bahasa gaul yang sering di pakai sehari-hari.

 

Sineenart Sirivisof [Phoi] (Thailand)

“Saya rasa orang-orang Indonesia sangat ramah, mereka membantu sampai semaksimal mungkin.” Keramah-tamahan orang Indonesia membuatnya merasa nyaman di Indonesia seperti rumah sendiri. “SIstem mengajar di UNIKA Atma Jaya juga sangat bagus karena semua orang diberikan kesempatan untuk berbicara. Tes yang diberikan juga sangat membantu kita mengetahui sudah sampai sejauh mana profisiensi kita.” Setelah mendapat rekomendasi dari teman-temannya yang bekerja di media di Jakarta dan teman-temannya yang tinggal di Jakarta untuk belajar di Unika Atma Jaya. Phoi begitu senang dengan pilihannya, Unika Atma Jaya yang membatunya dengan belajar bahasa Indonesia dengan memberikan kesempatan untuk berbicara di dalam kelas. Phoi juga mengakui bahwa dia masih ingin belajar banyak hal lain di Indonesia, dia masih ingin mempelajari kebudayaan Indonesia lebih jauh lagi.

Unika Atma Jaya
Copyright © 2016 Pusat Pengajaran Bahasa Universitas Katolik Atma Jaya. All Rights Reserved.